Samsung Galaxy Z Fold 8 resmi diluncurkan sebagai smartphone lipat terbaru yang mengusung desain passport. Meskipun banyak yang membandingkannya dengan iPhone, Galaxy Z Fold 8 memiliki keunikan tersendiri yang patut diapresiasi. Dengan bobot hanya 201 gram dan ketebalan 4.5 mm saat dibuka, ponsel ini menawarkan layar AMOLED 7.7 inci yang besar, cerah, dan bebas silau.
Salah satu kelemahan terbesar dari ponsel ini adalah kameranya. Meskipun terdapat dual kamera 50MP wide dan ultrawide, mereka tidak sekelas dengan kamera utama 200MP yang biasa digunakan oleh para profesional. Bagi pengguna yang terbiasa dengan kualitas video iPhone 17 Pro Max, perbedaan ini mungkin terasa mencolok.
Dengan harga $1,899.99, Galaxy Z Fold 8 mungkin terlihat mahal, terutama di tengah krisis memori global saat ini. Namun, bagi para penggemar teknologi dan inovasi, ponsel ini menawarkan pengalaman menggunakan yang sangat menyenangkan. Layar dalam yang luas sangat ideal untuk menonton video dan bermain game, sedangkan desain lipatnya memungkinkan ponsel ini disimpan di saku dengan mudah, mirip dengan ponsel flip dari tahun 2010.
Galaxy Z Fold 8 dilengkapi dengan spesifikasi yang mengesankan. Layar dalam 7.6 inci dan layar luar 5.5 inci mendukung refresh rate 120Hz. Ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, ponsel ini tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti lavender, krim, grafit, dan pistachio. Dengan dimensi 123.9 x 161.4 x 4.5 mm saat dibuka, dan berat 201 gram, ponsel ini cukup ringan dan nyaman digenggam.
Galaxy Z Fold 8 hadir dengan RAM antara 12GB hingga 16GB dan pilihan penyimpanan mulai dari 256GB hingga 1TB. Baterai berkapasitas 4,800mAh mendukung pengisian daya 45W secara kabel dan 20W secara nirkabel. Meskipun kamera 50MP dan 10MP untuk selfie cukup baik, mereka mungkin tidak memenuhi ekspektasi bagi pengguna yang menginginkan kualitas kamera terbaik.
Layar dalam 7.7 inci merupakan fitur terbaik dari Galaxy Z Fold 8. Ukuran layar yang besar memberikan kenyamanan saat digunakan, terutama saat mengetik. Desain ini memang lebih cocok untuk penggunaan dengan dua tangan, namun Anda tetap bisa menggunakan layar luar untuk mengakses aplikasi tanpa harus membuka ponsel. Namun, penting untuk diingat bahwa Z Fold 8 tidak mendukung mode Flex, sehingga Anda tidak bisa menempatkannya dalam posisi setengah terbuka di meja.
Secara keseluruhan, Galaxy Z Fold 8 terasa lebih seperti tablet kecil ketimbang ponsel besar. Kedua layar menawarkan refresh rate hingga 120Hz dan kecerahan maksimum 3,000 nits. Dengan teknologi layar bebas silau dari Samsung, menggunakan ponsel ini di bawah sinar matahari langsung tidak menjadi masalah. Bagi Anda yang khawatir tentang lipatan di layar, lipatan tersebut hampir tidak terlihat saat ponsel digunakan, berkat penggunaan material Flex Titanium yang membuat engsel lebih tahan lama.
